Disini tempatnya update segala hal yang terjadi di Indonesia,No Hoax

Friday, May 26, 2017

Al Haris Gerebek Tempat Penimbunan Gas

 Mahalnya harga gas 3 kg di Kabupaten Merangin belakangan ini menjadi sorotan banyak pihak. Dugaan permainan pihak tertentu disinyalir menjadi penyebab naiknya harga gas.

Menindaklanjuti hal ini, Bupati Merangin Al Haris, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (24/5) melakukan pemantauan ketempat pengecer yang diduga tempat penimbunan gas.

Ternyata di salah satu toko kelontong di Lorong Kampar, Kelurahan Pematang Kandis, ditemukan ratusan tabung gas bersubsidi. Sedangkan toko tersebut bukanlah pangkalan gas.

Setelah dilakukan pengecekan surat izin, pemilik toko tidak dapat menunjukkan dokumen izin jual gas bersubsidi. Pemilik hanya menujukkan surat keterangan usaha jual beli yang dikeluarkan lurah.

"Ini tidak benar, ini sudah penimbunan. Dokumen tidak ada sama sekali, dan surat keterangan jual beli juga tidak boleh dikeluarkan lurah, ini sudah salah," ujar Haris.

Haris menegaskan agar lurah menarik surat keterangan jual beli gas, dan meminta Dinas Koperasi dan Perindustrian (Koperindag) menelusuri sumber gas yang didapat toko tersebut.

"Surat yang dikeluarkan lurah itu tidak benar, silakan ditarik. Koperindag harus lakukan pembinaan, ini ada oknum bermain sehingga gas bisa masuk banyak kesini," katanya.

Haris memberikan peringatan kepada pemilik toko tersebut dan Ia menegaskan kali ini baru melakukan pembinaan. Namun tidak menutup kemunkinan akan dilakukan tindakan tegas jika pengecer tersebut masih melakukan penimbunan.

"Sebenarnya ini sudah vatal, namun kita lakukan pembinaan dulu. Jika masih melakukan hal demikian, kita bisa bawa ke ranah hukum," tegasnya.

"Saya juga minta lurah, kades dan Koperindag untuk melakukan pembinaan. Jika ada warga yang ingin mengurus izin pangkalan untuk membantu mereka meluruskan," tuntasnya.

Sumber : Uc News

No comments:

Post a Comment

Laman

Entri yang Diunggulkan

Dibina dan Diberi Nama Upin & Ipin, 3 Anak Punk: Lebih Bahagia